Puskesmas Jagakarsa, Solusi Kesehatan yang Dekat dan Mudah




Pemerintah mengutamakan kesehatan masyarakatnya dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan membangun puskesmas sebagai pusat kesehatan masyarakat yang berada dekat dengan lingkungan pemukiman. Puskesmas dibangun di setiap kelurahan hingga kecamatan sehingga masyarakat lebih dekat untuk mengakses pelayanan kesehatan. Puskesmas kini juga semakin bersaing dengan pelayanan kesehatan lainnya karena bukan hanya dokter umum saja yang bisa praktek di sana, namun juga dokter gigi dan spesialis. Salah satu contohnya adalah puskesmas Jagakarsa  yang berada di lokasi kecamatan Jagakarsa.

Jagakarsa merupakan sebuah kecamatan di wilayah Jakarta Selatan yang merupakan wilayah padat penduduk. Di Jagakarsa terdapat 6 kelurahan yaitu Lenteng Agung, Tanjung Barat, Jagakarsa, Ciganjur, Srengseng Sawah dan Cipedak. Lokasinya sendiri berbatasan dengan Jawa Barat dan dekat dengan Universitas Indonesia sehingga sangat strategis untuk pemukiman. Lokasinya yang padat penduduk ini membuat Jagakarsa harus memiliki pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau untuk semua kalangan masyarakatnya. Karena itu pemerintah membangun puskesmas kecamatan dengan fasilitas yang mumpuni sebagai solusi pelayanan kesehatan mudah, murah dan lengkap bagi warga.

Puskesmas kecamatan Jagakarsa terletak di jalan Sirsak Nomor 1 yang berdekatan dengan kantor kecamatan Jagakarsa. Dengan gedung bertingkat sebagai lokasinya, puskesmas ini memiliki layanan yang cukup lengkap sebagai solusi kesehatan yang mudah dan dekat. Apa saja layanan yang dapat diberikan oleh puskesmas? Berikut ini daftarnya:

  • Poli rawat jalan umum.
  • Poli KB.
  • Poli kesehatan gigi.
  • Kesehatan ibu dan anak.
  • Imunisasi.
  • Poli untuk masalah kesehatan bayi usia di bawah 2 bulan (MTBS).
  • Poli bersalin.
  • Gizi dan Laktasi.
  • Poli Lansia.
  • Poli Haji.
  • Poli PTM.
  • Poli mata.
  • Poli Gawat Darurat.
  • Poli kesehatan remaja.
  • VCT.

Tak seperti rumah sakit, Puskesmas lebih dekat dan detail dalam memberikan upaya kesehatan kepada masyarakatnya. Tak melulu masalah kesehatan dengan memberikan pengobatan pada penyakit yang sudah ada, puskesmas lebih menekankan tindakan pencegahan baik dengan cara medis maupun penyuluhan. Sebagai contoh puskesmas memiliki poli PKPR untuk remaja yang memberikan konseling mengenai sistem reproduksi dengan harapan remaja tidak terlibat pergaulan bebas yang membuat mereka terjerat pernikahan dini. Selain itu juga ada konseling mengenai gizi dan kekerasan.

Puskesmas memberikan pelayanan setiap hari kerja yaitu Senin hingga Jumat dengan jam operasional dari pukul 7.30 hingga pukul 15.00. bagi Anda yang memerlukan pelayanan kesehatan maupun konseling dapat datang langsung ke Puskesmas kemudian mengambil nomor pendaftaran sesuai dengan jenis layanan yang dikehendaki. Setiap harinya, puskesmas selalu penuh dengan masyarakat yang ingin memperbaiki taraf kesehatannya baik untuk imunisasi hingga memeriksakan diri. Dengan adanya pelayanan kesehatan yang dekat dan murah seperti puskesmas di tingkat kecamatan, masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya kesehatan bukan hanya dari tindakan pengobatan namun terlebih lagi dengan tindakan pencegahan.

Selain puskesmas Jagakarsa di Jakarta Selatan, tentu saja masih banyak puskesmas lainnya yang memiliki layanan kesehatan mudah dan murah untuk warganya. Jagakarsa juga memiliki puskesmas di tingkat kelurahan yang tersebar di masing-masing kelurahan. Anda dapat memilih untuk berobat kemana sesuai dengan keleluasaan. Puskesmas selain dapat digunakan sebagai pilihan tempat berobat untuk pasien umum juga bisa menjadi pilihan fasilitas kesehatan pertama untuk peserta BPJS Kesehatan atau JKN KIS dari pemerintah sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan secara gratis pada masyarakat.


REKAP TRANSFER: BORNEO DAN PERSEBAYA TAMBAH PEMAIN, AREMA DITINGGAL TIGA PILAR


Klub-klub Liga 1 masih terus berbenah demi mempersiapkan skuad terbaik untuk mengarungi sengitnya kompetisi di tahun 2020. Berbagai pemain silih berganti meninggalkan seragam lama guna memakai seragam baru, berikut rekap dari aktivitas klub-klub Liga 1 di bursa transfer seperti dirangkum dari berbagai sumber:
           
Dua pemain baru gabung dengan Persebaya

            Skuad yang musim lalu menempati peringkat kedua di klasemen Liga 1 tersebut secara resmi memperkenalkan dua rekrutan terbarunya. Kedua pemain tersebut adalah Patrich Wanggai yang sebelumnya membela panji Kalteng Putra, serta Mahmoud Eid yang sebelumnya berlaga di kasta tertinggi Swedia bersama Kalmar.

            Kehadiran Eid menambah pemain asing Persebaya, setelah sebelumnya resmi mempertahankan Aryn Williams (Australia) dan David da Silva (Brasil). Pemain berusia 26 tahun ini nantinya diproyeksikan untuk mengisi posisi gelandang serang. Eid sendiri juga merupakan bagian dari skuad tim nasional Palestina dan telah membela negaranya sebanyak 18 kali di berbagai ajang.
            Sementara itu, Wanggai diproyeksikan untuk mengisi lini depan Bajul Ijo. Meski tidak mampu membawa Kalteng Putra menghindari degradasi di musim perdana mereka di Liga 1, catatan Patrich cukup mumpuni dengan tujuh gol dan empat assist dari 27 pertandingan.

            Sang pemain sendiri mengaku senang dan antusias dapat bergabung dengan Persebaya. Klub yang identik dengan warna hijau tersebut menurut Patrich memiliki potensi serta pemain-pemain yang siap membuktikan kualitas mereka.

            “Saya tahu Persebaya banyak dihuni pemain muda, dan saya rasa itu cukup bagus. Persaingan memperebutkan posisi jadi lebih seru, karena pemain-pemain muda akan lebih memiliki motivasi berlipat. Saya siap bersaing secara sehat,” ujar pemain asal Papua tersebut.


Arema FC: Tiga datang, tiga pergi 

            Setelah memastikan melepas pemain-pemain asing mereka, Arema kembali ditinggal oleh tiga pemain yang semuanya berstatus lokal. Ketiga nama yang meninggalkan Malang adalah Nur Hardianto, Ricky Kayame, dan Ikhfanul Alam. Dari ketiga nama tersebut, nama Nur Hardianto menyorot perhatian, apalagi ia sebenarnya masuk ke dalam skema pelatih anyar Singo Edan, Mario Gomez.

            “Hardianto sebenarnya adalah pemain yang kami pertahankan, dia masuk ke dalam skema Mario Gomez. Kami cukup kaget saat dia semalam berpamitan di grup (WhatsApp),” ujar Ruddy Widodo, manajer umum Arema FC.

            Sementara itu, Arema perlahan mulai menyusun skuad mereka untuk musim 2020. Ada tiga nama baru yang telah resmi direkrut oleh Singo Edan. Ketiga nama tersebut adalah Alwi Slamat (eks Persebaya Surabaya), Bagas Adi Nugroho (eks Bhayangkara FC), dan Ganjar Mukti (eks PSIS Semarang). Menurut Ruddy, ketiga nama tersebut didatangkan sesuai dengan rekomendasi dari staf kepelatihan.

            “Untuk pemain lokal sebenarnya kami mendapatkan rekomendasi dari asisten (Charis Yulianto dan Kuncoro), keduanya berpengaruh dengan Charis sebagai penentu, karena dia pernah bekerjasama dengan Gomez. Ketiganya mendapatkan rekomendasi untuk bergabung dengan Arema.” tambah Ruddy.

Borneo FC rekrut dua pemain lokal

            Tidak ketinggalan juga Borneo FC yang turut merekrut dua nama baru untuk memperkuat skuad mereka di musim depan. Jika sebelumnya Nadeo Argawinata berpindah dari Kalimantan ke Bali, kini rute sebaliknya ditempuh oleh Dicky Indrayana setelah resmi menandatangani kontrak dengan Borneo FC. Kiper berusia 22 tahun ini sendiri rencananya akan bersaing dengan Gianluca Pandeynuwu dan Zulfikri untuk posisi sebagai penjaga gawang utama.

            “Kita senang dia bisa bergabung. Dicky bakal mengisi posisi kiper yang tersisa dua pemain saja. Persaingan yang bagus, karena mereka semua pemain muda dan bisa berkembang,” ujar presiden klub, Nabil Hussein.

            Sedangkan, untuk memperkuat lini tengah, Pesut Etam mendatangkan Imanuel Wanggai yang sebelumnya berseragam Persipura Jayapura. Kepindahan Wanggai sekaligus mengakhiri kisahnya dengan skuad Mutiara Hitam yang sudah berjalan 15 tahun.

            “Manu sudah seperti saudara saya sendiri. Terima kasih dia sudah mau bergabung bersama Borneo FC, dan membantu tim ini berprestasi di musim 2020,” ujar Nabil menyambut kedatangan pemain berusia 31 tahun seperti dilansir oleh aplikasi hasil sepak bola, Bola Nusantara.