Jangan Sembarangan, Berikut 6 Cara Aman Atasi Saraf Kejepit


Pernahkan Anda tiba-tiba mengalami sakit leher, punggung, atau kaki tanpa sebab? Tahukah Anda, sakit yang tiba-tiba tersebut dinamakan saraf kejepit. Saraf kejepit biasanya terjadi karena adanya tekanan yang terlalu kencang pada bagian tulang, otot, dan tendon tubuh. Tak hanya orang biasa, gangguan ini juga bisa dialami oleh pasien yang sedang mengalami proses pemulihan. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan medis yang tepat guna meminimalisir terjadinya kesalahan. Caranya? Tentu, dengan menggunakan layanan perawat yang sudah berpengalaman, salah satunya dari Homecare24. Bukan hanya mendapatkan perawatan terbaik, pasien juga bisa menyewa alat suction yang didukung dengan teknologi canggih. 

Nah, bicara mengenai saraf kejepit, berikut merupakan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi saraf kejepit tersebut, check it out:

1. Istirahat yang cukup

Proses penyembuhan penyakit saraf tidak hanya bergantung pada obat-obatan. Anda juga membutuhkan waktu tidur dan istirahat yang cukup agar tubuh mampu menangani kerusakan saraf. Sebaiknya batasi kegiatan dan tidak memaksakan pekerjaan jika gejala saraf kejepit masih terasa. 

2. Memperbaiki postur tubuh

Saat mengalami gangguan saraf, sebaiknya ubah postur tubuh saat duduk maupun berdiri. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri yang muncul saat saraf terjepit. Anda bisa melakukannya dengan kursi, bantal, maupun sandaran leher agar tekanan pada tulang dan otot berkurang. 

3. Mengonsumsi obat pereda nyeri

Jenis obat yang dianjurkan untuk menangani gejala saraf kejepit adalah ibuprofen, yaitu anti-inflamasi nonsteroid (AINS). Namun, perlu diperhatikan mengenai dosis dan cara konsumsinya agar sesuai dengan kebutuhan Anda.

4. Melakukan gerakan yoga

Selain bisa merelaksasi tubuh dan pikiran, gerakan yoga juga bisa mengurangi gangguan saraf. Yoga menjadi salah satu gerakan olahraga terbaik untuk mengatasi saraf kejepit (Source: health.detik.com). Namun, gerakan tersebut tidak boleh diforsir secara berlebihan lantaran memberikan tekanan pada otot sehingga bisa menambah rasa nyeri.

5. Pijatan

Meredakan rasa nyeri akibat tekanan otot juga bisa dilakukan dengan teknik pijat. Pijatan tersebut dilakukan di sekitar saraf yang terjepit. Dengan demikian, ketegangan otot bisa berkurang dan Anda bisa merasa lebih rileks.

6. Mengompres

Kompres air hangat bisa mengurangi tekanan pada saraf karena efek rileks yang diberikan. Selain itu, aliran darah pun menjadi lancar karena suhu panas yang diberikan. Pengompresan ini bisa Anda lakukan sekitar 15 menit saja atau sampai efek rasa nyeri berkurang. Namun, jika menggunakan air dingin, efeknya bisa meredakan peradangan dan pembengkakan jaringan otot. Dengan demikian, tekanan pun bisa berkurang dan saraf kejepit bisa teratasi dengan baik.

Melakukan penanganan yang tepat pada saraf kejepit pada dasarnya mudah dilakukan. Hanya saja, Anda perlu memahami teknik yang benar agar gejala yang sama tidak terulang kembali. Kesalahan melakukan pergerakan bisa memicu terjadinya masalah otot yang lebih parah. Oleh karena itu, pastikan metode penanganan yang Anda lakukan sudah tepat, ya.